Virus conflicker memang merepotkan. Beberapa kali computer temenku kena. Jadinya aku yang harus bersihin. Hik hik ga dibayar. Tapi gak apa-apa itung-itung latihan dan mengaplikasikan apa yang aku bisa. Efek samping dari virus conflicker adalah bagian dari file.vmx nya tidak bisa dihapus demikian pula folder recycler dan folder dibawahnya dibawahnya. Ini karena file dan folder recycler dilindungi oleh aplikasi yang namanya ACL (access control list) yang merupakan bawaan dari windows. Bila menggunakan delete manual jelas tidak bisa pun juga shift+del juga tidak mempan. Lha terus... Ya ganti aja pakai cacls pasti bisa dijamin 0% he he he. Loh kok 0%, iya soalnya tidak semua bisa diperlakukan seperti acl. Terkadang harus pakai aplikasi bantuan.
Daripada kelamaan nggacor ga jelas, nih dia caranya : [...]
Ada beberapa metode
bijak untuk menentukan judul skripsi, tesis, disertasi, tugas akhir,
tugas khusus dan penulisan karya ilmiah lainnya. Cara-cara tersebut
adalah :
- Sesuaikan judul dengan basic interest/kesukaan
- Sesuaikan dengan kemampuan
- Simulasikan hasil judul sementara dengan kebutuhan masyarakat
- Cari referensi yang mendukung
- Sharing dosen, teman, kolega dan lainnya
- Do It
Lha terus sumber masalahnya dari mana datangnya? Sumber masalah penelitian bisa muncul dari tiga hal (Ranjit Kumar, 1996):
- Masalah Yang Ada di Manusianya Sendiri (People and Problem)
- Masalah di Cara, Teknik dan Struktur Kerja (Program)
- Fenomena yang Terjadi (Phenomenon)
Supaya masalah penelitian yang kita pilih benar-benar tepat, biasanya masalah perlu dievaluasi. Evaluasi masalah penelitian biasanya berdasarkan beberapa parameter dibawah (Ronny Kountur, 2007) (Moh. Nazir, 2003):
- Menarik
- Bermanfaat [...]
Lumrah adanya jika orang melakukan kesalahan, kekurangan dan lalai. Saya akan mengungkapkan kesalahan pada para pembuat tutorial di internet, lebih tepatnya pembuat tutorial photoshop. Para netter yang suka desain terutama digital imaging dengan basic photoshop seringkali kesulitan menerapkan tutorial yang didapatnya dari internet. Banyak alasan yang mendasari hal ini.
Kesalahan ini umumnya dilakukan oleh para netter pemula dalam bidang pembuatan tutorial, namun bukan karena masih barunya yang menjadi alasan. Sebenarnya yang menjadi pokok permasalahan di sini adalah kurangnya simulasi menjadi pembaca tutorial (target pembaca), memperlakukan diri sebagai pembaca. Membuat tutorial berarti memahamkan seseorang (pembaca) akan hal tertentu, dalam hal ini adalah materi photoshop.Acap kali kita membuat artikel hanya untuk menulis saja, tanpa memperhitungkan dari sisi pembaca dalam memahami isi artikel yang ditulis.
Memang menulis itu baik, dianjurkan malah. Akan lebih baik lagi jika postingan artikel dapat dipahami atau hingga dipraktekkan oleh pembaca sampai ada efek imbal balik dari pembaca dengan memakai komentar.
Kesalahan-kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pembuat tutorial photoshop adalah:
1. Resource yang dipakai dalam pembuatan tutorial tidak disertakan
Tidak menyertakan resource berarti para pembaca akan kebingungan dalam mengaplikasikan tutorial yang sedang dibaca sebagai pembuktian bahwa tutorial tersebut bisa dipakai.
Mahasiswa, mungkin sebuah fenomena menarik yang saking populernya menjadi terlupakan. Fenomena ini dari jaman ke jaman menjadi sebuah catatan kecil yang menarik untuk diamati. Bagaimana tidak? Pergerakan mahasiswa dari jaman sebelum kemerdekaan telah menunjukkan sebuah bukti nyata mengenai fungsi dan peran yang patut untuk diperhitungkan. Mungkin Anda lebih paham mengenai hal ini. Sebab, dalam setiap buku sejarah sudah tercatat di dalamnya. Untuk itu, akan panjang jadinya ketika saya harus membuka ensiklopedi pergerakan mahasiswa Indonesia ini. Terlalu kompleks jika saya jabarkan semuanya itu.
Namun yang jelas dan pasti, dewasa ini agaknya mahasiswa khususnya asia memiliki kecenderungan yang sangat jauh dari prinsip-prinsip perjuangan. Lembaga-lembaga internal kampus sepertinya mengalami kemandulan akibat saking seringnya melakukan masturbasi. [...]
Tulisan ini merupakan ratapan kesedihan saya sebagai mahasiswa. Tapi saya tidak lupa bahwa memang mahasiswa dituntut untuk mandiri. Tetap saja, dosen mempunyai peranan aktif terhadap kemampuan seorang mahasiswa. Dosen adalah orang tua asuh mahasiswa. Dosen adalah panutan mahasiswa. Pada kenyataannya, dosen masa kini lupa apa yang mereka lakukan hanya mengajar tanpa memperhitungkan makna pendidikan yang utama adalah mendidik.
Beberapa hal di bawah ini saya tujukan buat Anda semua, beberapa yang membuat saya jengkel, saya tulis agar curhat ini mempunyai makna perubahan... demi terciptanya cita-cita luhur mencerdaskan kehidupan bangsa...
Mahasiswa memang egois. Mahasiswa maunya ini itu. Mahasiswa memang darah muda. Mahasiswa seenaknya sendiri. Mahasiswa semau gue. Mahasiswa sok pintar. Mahasiswa sok penting....
Gak enak juga nulis seperti ini.
Tapi apa mau dikata. Jika oknum ini sudah merajalela. Nama mahasiswa telah tercoreng dengan berbagai tindakan anarkis. Bahkan akhir-akhir ini. Lihat saja diantaranya :
Bentrok mahasiswa UKI vs YAI
Polisi Bentrok Dengan Mahasiswa Terkait BHP di Makassar
Unjuk Rasa Berakhir Bentrok, Polisi dan Mahasiswa Terluka
Sesama Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Bentrok
Demo Mahasiswa Ternate Berjalan Anarkis
Dan masih banyak lagi lainnya. Hal inilah yang membuat Saya sedih. Kita ini mahasiswa, kita ini berilmu, kita ini penerus bangsa... Ayolah... Ayo kawan..! Ayo demo yang berakal dan berbudi. Ayo gunakan akal kita untuk mencapai tujuan. Gunakan hati nurani untuk bertindak. Lihat jauh ke depan, Kita adalah agen perubahan.
Saya juga punya salah, Saya juga harus berbenah...
Mari Kita bersama-sama untuk berusaha mencapai cita dengan kecintaan, berakal dan berbudi.
Dosa mahasiswa telah terkuak oleh kata-kata masyarakat kita. Haruskah kita meneruskan kejahatan ini... Saya akan berkata agak lantang (biasa saja sih) untuk bilang Saya mau berubah untuk lebih baik...
video tentang dosa mahasiswa di youtube.com
WE ARE AGENT OF CHANGE, WE ARE PROUD OF IT
============Vox Populei Vox Dei===========
Beberapa bulan ini banyak calon mahasiswa menyibukkan diri (maklum masa penerimaan mahasiswa baru sedang dijalankan), berjuang untuk mendapatkan kampus idaman. Terkadang memang sampai-sampai merelakan segala cara (he he he... udah banyak bukti so tulis aja begini). Cari calo lah, curi-curi soal lah, sogok-sogok lah (lum terbukti hi hi hi, lum ketemu tongkatnya), khursus, les privat de el el. Semuanya dech biar komplit.
Namun, apa daya ketika sedang semangat-semangatnya mau mencari ilmu padahal notabene udah keterima di kampus tercinta malah ga tahu apa yang harus dilakukan. Kasihan... Tenang aja sobat, Saya juga pernah mengalaminya kok, walaupun udah kuliah 3 kali, terkadang Saya juga heran kenapa selalu saja timbul unek-unek tak tersampaikan, bingung jadinya. Saya harap apa yang Saya tuliskan ini bermanfaat bagi kita semua.
Ini adalah pengalaman pribadi, tidak disarankan Anda mencontek. Ingat, mencontek berarti membeli... halah... Langsung aja ya... ini dia pengalaman Saya.
Beberapa teman banyak bertanya kepada Saya mengenai bagaimana menentukan judul sebuah seminar sehingga match dengan isi begitu pula bisa meningkatkan jumlah peserta. Awalnya Saya juga bingung untuk menentukan hal semacam ini, akan tetapi setelah Saya berpikir sejenak dan mencari beberapa literatur buku, Saya menemukan beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menentukan judul seminar ataupun workshop.
Sebegitu pentingnya sebuah judul sehingga bisa berakibat pada peningkatan jumlah peserta ini, Kita tahu bahwa ada kata-kata ”jangan lihat buku dari covernya”, ini masih belum membudaya bagi masyarakat Indonesia khususnya. Cover masih sangat menentukan dalam angka pembelian seperti halnya judul seminar atau workshop.
Beberapa hal penting dalam menetukan judul seminar atau workshop Saya rangkum menjadi seperti berikut
1. Tentukan beberapa keyword sebagai opsi pilihan menetukan judul.
Akan lebih baik jika antara 25 hingga 50 keyword. Setelah itu, simulasikan keyword tersebut menggunakan google. Semakin banyak link yang masuk dalam google akan semakin baik. Lakukan perbandingan dari keyword satu, ke keyword lainnya. Upayakan untuk mengakses beberapa website yang masuk dalam keyword untuk mengetahui isi website tersebut. Amati comment yang ada, semakin banyak comment akan semakin bagus.
Khusus untuk Mahasiswa, Matkul: Sistem Operasi 2009
Baca terlebih dahulu tata cara registrasi...
Download File pada attactment di bawah.
Kemudian pelajari, dan sesegera mungkin Leader team masing-masing untuk melakukan Booking Topik...
NB:
Sebutkan Kelas, nama, Nim dan Alamat email di milist CampusASIA@yahoogroups.com, untuk leader dan semua anggotannya!!
TIPS TRIK MENGERJAKAN
1. Sertakan keunggulan dan kelemahan, jangan lupa fitur unggulan dari sistem operasi yang Anda presentasikan
2. Upayakan menjabarkan kemudahan dari segi user yang menggunakan
3. Operasi dasar. Contoh : officenya apa, text editornya apa, ekstensi khusus sitem operasi (ex:window *.exe, Linux *.deb; office linux open office extensinya word *.odt; kalau windows microsoft office extensinya word *.doc, dan lain sebagainya. Semakin detail dan unik akan semakin bagus
4. Jangan lupa buka FAQ pada setiap sistem operasi yang Anda presentasikan, jadi ada perbandingan tiap versi
5. Aplikasi internetnya apa saja, letak-letaknya dimana Anda harus paham betul
6. Gunakan Office pada sistem operasi yang Anda pilih untuk Presentasi di depan audience
7. Anda harus observasi dan simulasi pada sistem operasi yang Anda pilih untuk mempermudah proses presentasi, perlakukan diri Anda sebagai user yang biasa menggunakan OS tersebut
8. Jangan lupa hubungi saya di facebook Lizards Wijanarko
Selamat Mengerjakan
